Smilenews.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Depok bersama Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Depok memperkuat komitmen mewujudkan lingkungan pondok pesantren yang aman dan nyaman bagi para santri.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui penandatanganan Deklarasi Pesantren Aman dan Nyaman di sela Kirab Hari Santri Tingkat Kota Depok 2026 di Alun-Alun Kota Depok, Rabu (21/10).
Deklarasi tersebut ditandatangani Wali Kota Depok, Supian Suri, Kepala Kantor Kemenag Kota Depok, Dede Supriatna, serta Ketua Forum Pondok Pesantren Kota Depok, Abdurrahman.
Supian Suri mengatakan, deklarasi ini menjadi bentuk komitmen bersama untuk mencegah kekerasan, perundungan, hingga pelecehan seksual di lingkungan pesantren.
Menurutnya, kasus yang melibatkan oknum di sejumlah tempat dapat memengaruhi kepercayaan masyarakat terhadap lembaga pendidikan pesantren.
Karena itu, upaya pencegahan dan pengawasan perlu diperkuat agar para santri dapat belajar dengan aman dan nyaman.
“Di Kota Depok, melalui Forum Pondok Pesantren, kita berkomitmen untuk mewujudkan pondok pesantren yang aman dan nyaman bagi para santri,” ujarnya seperti dikutip berita.depok.go.id.
Ia menambahkan, Pemkot Depok telah menjalin komunikasi dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan Forum Pondok Pesantren untuk memperkuat upaya pencegahan.
Kolaborasi tersebut akan dilanjutkan melalui komunikasi, silaturahmi, dan pengawasan terhadap lingkungan pesantren.
Supian Suri berharap, langkah bersama ini dapat mencegah terjadinya kasus kekerasan maupun pelecehan seksual di pondok pesantren di Kota Depok.
“Kita berharap kejadian-kejadian yang mungkin terjadi di beberapa tempat tidak terjadi di Kota Depok,” tutupnya.
Subscribe To Get Update Latest Blog Post
[mc4wp_form id=664]No Credit Card Required

Leave Your Comment: