Smilenews.id, Depok – Idul Fitri 1447 Hijriah menjadi momentum penting untuk menyerukan perdamaian dunia, khususnya di kawasan Timur Tengah yang kembali dilanda konflik.
Pemerhati perempuan dan anak asal Depok, Novi Anggriani, mengajak komunitas internasional untuk tidak tinggal diam terhadap situasi yang terus memanas.
Menurut Novi, suasana Idul Fitri yang identik dengan kedamaian dan kebahagiaan seharusnya tidak ternodai oleh konflik bersenjata.
Novi Anggriani menyoroti meningkatnya ketegangan antara Israel-Amerika Serikat dengan Iran yang dilaporkan saling berbalas serangan rudal, sehingga memperburuk kondisi kemanusiaan di wilayah tersebut.
“Idul Fitri adalah momen suci untuk saling memaafkan dan mempererat persaudaraan. Jangan sampai kesuciannya dikotori oleh peperangan,” ujar Novi saat ditemui di kawasan Margonda Depok, Jumat, 20 Maret 2026.
Ia menegaskan bahwa kelompok paling rentan dalam konflik adalah perempuan dan anak-anak. Mereka, kata Novi, memiliki hak yang sama untuk merasakan ketenangan dan kebahagiaan saat merayakan hari raya.
“Perempuan dan anak di Timur Tengah juga ingin merayakan Idul Fitri dengan tenang dan penuh sukacita, seperti kita semua,” tambahnya.
Novi pun mendorong peran aktif komunitas internasional, lembaga kemanusiaan, serta para pemimpin dunia untuk segera mengambil langkah konkret dalam menghentikan konflik.
“Semoga seruan damai ini dapat menggugah kesadaran global agar menjadikan Idul Fitri sebagai titik balik menuju perdamaian,” harap Novi Anggriani.***
Tags:
Subscribe To Get Update Latest Blog Post
[mc4wp_form id=664]No Credit Card Required

Leave Your Comment: