Smilenews.id

Gerak cepat Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) dan Penyelamatan Kota Depok berhasil menjinakkan sejumlah kejadian kebakaran selama periode 20 hingga 25 Maret 2026. Rata-rata waktu tanggap (response time) petugas tercatat berkisar antara dua hingga 10 menit sejak laporan diterima.

Kepala Seksi Penanggulangan Kebakaran Kota Depok, Djoko Setiono mengatakan, kecepatan respon menjadi kunci utama dalam menekan dampak kebakaran di lapangan.

“Respon cepat menjadi prioritas kami. Dari beberapa kejadian, bahkan ada yang hanya membutuhkan waktu dua menit untuk sampai ke lokasi. Hal ini sangat membantu dalam menekan potensi kerugian yang lebih besar,” ujarnya, Kamis (26/03/26).

Salah satu respon tercepat terjadi pada Sabtu, 21 Maret 2026, saat kebakaran melanda rumah makan Oseng Endok dan toko kue di Jalan Margonda Raya, Kecamatan Beji. Petugas tiba di lokasi hanya dalam waktu dua menit setelah laporan diterima.

Meski demikian, besarnya skala kebakaran membuat proses pemadaman berlangsung hampir empat jam dengan mengerahkan 35 personel dan 12 unit armada.

Sementara itu, kebakaran lapak penjual koran di kawasan Abadijaya, Sukmajaya, pada Jumat (20/03) dini hari, ditangani dengan waktu respon sekitar lima menit. Dengan jarak lokasi sekitar 1,5 kilometer dari pos, api berhasil dipadamkan dalam waktu singkat dengan kerugian relatif kecil.

Pada hari yang sama sore harinya, kebakaran di wilayah Gandul, Cinere ditangani dengan waktu tanggap sekitar 10 menit. Petugas berhasil mengendalikan api yang membakar area pembuangan sampah, kandang ayam semi permanen, serta pepohonan.

Kemudian, kebakaran mobil di Bedahan, Sawangan pada Sabtu pagi juga ditangani dengan respon cepat sekitar tujuh menit. Insiden yang diduga akibat kebocoran gas BBG tersebut berhasil dikendalikan sebelum merambat ke bangunan lain.

Selanjutnya, pada Selasa (24/03) dini hari, kebakaran bengkel dan kios di Sukatani, Tapos ditangani dengan waktu tanggap sekitar 10 menit. Api berhasil dipadamkan dalam waktu kurang lebih satu setengah jam oleh gabungan personel dari beberapa unit.

Terakhir, kebakaran toko perabotan di Sukatani, Tapos pada Rabu (25/03) sore ditangani dengan waktu respon sekitar delapan menit. Berkat kesigapan petugas, api dapat segera dikendalikan sehingga tidak meluas ke bangunan lain.

Djoko menambahkan, pihaknya terus meningkatkan kesiapsiagaan personel dan armada agar waktu respon tetap optimal di setiap kejadian.

“Kami terus berupaya mempertahankan bahkan meningkatkan kecepatan respon, karena hal tersebut sangat menentukan dalam penyelamatan aset dan keselamatan warga,” tutupnya.

Posted by Ferd
PREVIOUS POST
You May Also Like

Leave Your Comment:

Your email address will not be published. Required fields are marked *